Glisera Agri Ariyan

Sejujurnya saya nggak tau mesti mulai dari mana untuk ngerjain tugas pertama ini yang notabene super telat banget ngumpulinnya. Terhasutnya saya untuk PRS mengikuti kelas ini bisa menjadi salah satu alasan. Ya sudahlah terlepas dari gimana nilai saya nanti gara-gara telat ngumpulin, mari kita lanjutkan topik dari tugas ini.

Glisera Agri Ariyan

Yak, itulah nama saya. Coba perhatikan percakapan berikut

S : Eh, kenalan dong, namanya siapa?

B : A. Kamu?

S : Sera

B : Hah? Sera? Quesera seraa, selama ada holcim~

A : …….

Itulah yang kebanyakan orang lakukan begitu denger nama saya, nyanyi soundtrack iklan holcim! Sebenernya saya nggak habis pikir kenapa saya begitu terikat dengan Holcim.  Saking seringnya ketemu orang penganut Holcimisme, setiap saya nyebut nama saat kenalan, saya akhirnya memutuskan untuk nyanyi lagu sambil ngaduk semen Holcim (yak nggak lucu).

Terlepas dari perholciman ini sebenarnya nama saya memang bisa dibilang aneh dan nggak biasa (ya kan?). Mungkin nama ini cuma ada satu di dunia. Percaya nggak percaya, coba aja ketik di Google dan lihat apa yang muncul. Sekedar sharing bagi pembaca, ada beberapa dampak memberi nama anak anda Glisera.

1. Pertama, ekspektasi orang lain yang belum pernah melihat anda akan sangat berbeda dari kenyataan. Kebanyakan orang mendengar nama ini akan berpikir bahwa si pemilik nama beragama non-Islam dengan wajah yang blasteran (ini temen saya lho yang bilang). Namun seperti yang anda lihat, saya jauh dari ekspektasi tersebut.

2. Diperlukan tenaga ekstra untuk menyebutkan nama Anda dan membuat orang lain mengucapkan dan menuliskannya dengan benar. Hal ini berakibat adanya keambiguitasan dan kebingungan massal yang bisa membawa Anda ke dampak yang lebih serius atau bisa saja membawa benefit bagi Anda. Misal : adanya kesalahan tulis nama pada ijazah SD  menjadi Eliser  (serius, ini terjadi pada saya), yang setelah dipikir-pikir nama ini lebih keren daripada nama yang seharusnya.

3.  Bersiap-siaplah menjadi tumbal karna guru-guru akan selalu mengingat nama Anda untuk menyuruh Anda maju dan mengerjakan soal di papan tulis, terutama guru kimia

Okey, kedua orang tua saya memang bisa dibilang terobsesi untuk ngasih nama yang beda untuk anaknya. Dan, lupakan segala kejadian yang telah saya alami di atas, saya sangat bangga dan berterima kasih kepada beliau yang memberikan nama ini dan membuat saya memang berbeda dari orang lain. Nama saya memang diambil dari unsur kimia. Mengapa kimia? Ibu saya adalah sarjana lulusan teknik kimia dan kimia talah menginspirasi beliau. Nama saya berasal dari kata dari salah satu istilah dalam kimia, Gliserol.

Di yahoo, disebutkan bahwa Gliserol adalah komponen pokok dari lipida yang merupakan alkohol gula (sugar alcohol), berasa manis, tidak berwarna, tidak berbau, berbentuk cairan pekat dan sangat bermanfaat di dunia obat-obatan. Dari pengertian ini bisa disimpulkan bahwa arti nama saya bisa jadi adalah sebuah doa supaya saya bisa menjadi seseorang yang manis, berlemak (dalam bahasa positifnya em, sehat) polos, tidak berbuat neko-neko, namun dapat bermanfaat bagi orang lain. Aminn, semoga cepet terwujud deh. Oh iya, saking kreatifnya beliau, kedua adik laki-laki kembar saya diberi nama depan Etano. Lucu bukan?

Nama tengah saya Agri. Agri diambil dari bahasa pertanian. Hayo tebak kenapa pertanian? Yap, karena ayah saya juga lulusan teknik pertanian (taraaa). Mungkin banyak orang akan berpikir, “Sera kan lulusan SBM nih, major finance, jangan-jangan anaknya dikasih nama Anova, Z-test, dll lagi” Hem, we’ll see ya haha. Oke lanjut, agri sendiri berarti pertanian. Lantas, maksudnya apa sih? Menurut ayah saya, Agri di sini merupakan sebuah doa bagi saya agar saya dapat berdiri sendiri dan kokoh dalam menghadapi segala hambatan dan rintangan yang terjadi, bagaikan sebuah tanaman yang kuat. Itu adalah harapan ayah saya saat memberikan nama itu.

Yang terakhir adalah Ariyan. Eits, tunggu dulu, kalo kalian berpikir ini istilah dari suatu major, kalian salah. Ariyan adalah gabungan nama dari ayah dan ibu saya, Supari dan Kuswaryanti. Ari-Yan. Saya sangat menyukai nama belakang saya ini. Gabungan nama ayah dan ibu saya ini seakan-akan mengartikan bahwa apapun dan bagaimanapun saya berkembang, kedua orang tua saya akan selalu menjaga, mengawasi, dan mendampingi saya sampai kapanpun. Doa mereka selalu menyertai saya dan segala yang terjadi, kedua orang tua saya ada di belakang saya dan melindungi saya.

Mungkin itulah kira-kira arti dari nama saya. Semoga bisa menginspirasi dan bisa meningkatkan rasa syukur atas doa-doa yang dipanjatkan oleh orangtua dalam nama kita 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s